Manakah Yang Utama Dalam Menjamak Antara Dua Shalat, Jamak Taqdim Atau Ta'khir?

MANAKAH YANG UTAMA DALAM MENJAMAK ANTARA DUA SHALAT, JAMAK TAQDIM ATAU TA'KHIR?

Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah

Pertanyaan:
Dalam menjamak dan mengqashar antara shalat Zhuhur dan Ashar, apa yang lebih utama antara shalat setelah adzan Zhuhur langsung atau mengakhirkannya hingga pertengahan dua waktu?

Jawaban:
Jika seorang musafir hendak berangkat safar dari tempatnya sebelum zawal (matahari berada di tengah langit) dianjurkan baginya shalat Zhuhur dan Ashar dengan jamak ta'khir (dikerjakan di waktu Ashar). Namun jika keberangkatannya setelah zawal, maka yang utama baginya shalat Zhuhur dan Ashar dengan jamak taqdim (dikerjakan di waktu Zhuhur).
Demikian pula hukumnya dalam shalat Maghrib dan Isya. Bila dia berangkat sebelum maghrib dia akhirkan shalat Maghrib dan Isya dengan jamak ta'khir. Dan bila dia berangkat setelah Maghrib, maka dia awalkan shalat Maghrib dan Isya dan dia melakukan shalat keduanya dengan jamak taqdim. Inilah tuntunan Beliau 'Alaihi ash-Shalatu wa as-Salam sebagaimana yang telah kami sebutkan.
Adapun bila dia seorang yang tidak bepergian (muqim) maka boleh dia memilih. Bila dia mau maka dia bisa menjamak ta'khir atau jamak taqdim. Namun yang utama hendaknya dia melakukan setiap shalat pada waktunya sebagaimana perbuatan Nabi Shallallahu 'Alaihi wassalam di Mina pada saat haji Wada'. Beliau melakukan setiap shalat pada waktunya, karena Beliau seorang yang muqim. Hanya saja bila dibutuhkan menjamak maka tidak masalah. Karena Beliau Shallallahu 'Alaihi wassalam pernah menjamak pada Perang Tabuk dalam kondisi muqim. Demikian pula orang yang sakit, dia melakukan apa yang paling mudah baginya dalam menjamak yakni jamak takdim atau jamak ta'khir. Sehingga bila dia tidak ada rasa berat yang mendorongnya untuk menjamak, maka dia melakukan setiap shalat pada waktunya, karena hal ini lebih utama, namun bila dia menjamak, tidak mengapa.

http://www.albaidha.net/vb4/showthread.php?t=1155

📁http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
Pada 02.04.2016
هل الأفضل في الجمع بين الصلتتين التقديم أو التأخير
س : في الجمع والقصر ما بين الظهر والعصر ، ما هو الأفضل الصلاة بعد أذان الظهر مباشرة ، أم تأخيرها إلى منتصف الوقتين؟
ج : إن كان المسافر يريد أن يرتحل من مكانه في السفر قبل الزوال شرع له أن يصلي الظهر والعصر جمع تأخير ، أما إن كان ارتحاله بعد الزوال فالأفضل له أن يصلي الظهر والعصر جمع تقديم ، وهكذا الحكم في المغرب والعشاء إن ارتحل قبل الغروب أخر المغرب مع العشاء جمع تأخير ، وإن ارتحل بعد الغروب قدم العشاء مع المغرب وصلاهما جمع تقديم ، هذه سنته عليه الصلاة والسلام فيما ذكرنا ، أما إن كان مقيما فهو مخير إن شاء جمع جمع تأخير وإن شاء جمع جمع تقديم ، والأفضل له أن يصلي كل صلاة في وقتها كما فعل النبي صلى الله عليه وسلم في منى في حجة الوداع فإنه كان يصلي كل صلاة في وقتها . لأنه مقيم فإن دعت الحاجة إلى الجمع فلا حرج . لأنه صلى الله عليه وسلم جمع في غزوة تبوك وهو مقيم ، وهكذا المريض يفعل ما هو الأرفق به من الجمع- أعني جمع التقديم أو جمع التأخير- فإن لم يكن عليه مشقة تدعوه إلى الجمع صلى كل صلاة في وقتها هذا هو الأفضل له وإن جمع فلا بأس .
من ضمن الفتاوى التي صدرت من مكتب سماحته .


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim