Luka Di Anggota Wudhu

_____________
Luka Di Anggota Wudhu

قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله :
إذا وجد جرح في أعضاء الطهارة فله مراتب
1ـ أن يكون مكشوفا ولا يضره الغسل فهنا يجب عليه غسله.
2ـ أن يكون مكشوفا ويضره الغسل دون المسح فهنا يجب عليه المسح دون الغسل
3ـ أن يكون مكشوفا ويضره الغسل والمسح فهنا يتيمم له
4ـ أن يكون مستورا بلاصق أو شبهه
ومحتاج إليها، ففي هذه الحال يمسح على هذا الساتر ويغنيه عن غسل العضو
من الأحكام الفقهية في الطهارة والصلاة ٩١
_______
 Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin رحمه الله :
Apabila terdapat luka pada anggota-anggota bersuci maka ini ada tingkatan keadaan:
1⃣ luka tersebut terbuka dan tidak mempengaruhi luka ketika dicuci, maka pada keadaan seperti ini wajib untuk tetap dicuci
2⃣ luka tersebut terbuka dan bisa menimbulkan madhorot jika dicuci, tetapi tidak  membahayakan ketika dibasuh, maka dalam keadaan ini dia wajib membasuhnya
3⃣ luka yang terbuka dan bisa membahayakan jika dicuci ataupun dibasuh, maka dia bertayamum
4⃣luka tersebut tertutupi, dengan plester atau yang semisalnya dalam keadaan memang dibutuhkan untuk ditutupi, maka pada keadaan ini dia cukup membasuhkan pada permukaan plester atau penutup tersebut dan sudah mencukupi dari mencuci anggota Wudhu tersebut


┄┄┉┉✽̶»̶̥»̶̥✽̶┉┉┄┄
http://bit.ly/penuhduniailmu
Untuk faedah lain kunjungi www.jendelasunnah.com
----------------------------------------------
   *Jendela Sunnah* 
----------------------------------------------
Pada 16.04.2016

Postingan terkait: