Hukum Mengkhususkan Beberapa Hari di Bulan Rajab untuk Berpuasa

Hukum Mengkhususkan Beberapa Hari di Bulan Rajab untuk Berpuasa

Pertanyaan Pertama dari Fatwa Nomor (2608):

Pertanyaan 1:
Ada beberapa hari di bulan Rajab yang dikhususkan untuk berpuasa sunnah, apakah hari-hari tersebut di awal, di pertengahan, ataukah di akhir bulan Rajab ?

Jawaban 1:
Tidak ada hadits khusus yang terkait keutamaan berpuasa di bulan Rajab selain hadits yang dikeluarkan oleh an-Nasa'i dan Abu Dawud, dan dipandang sebagai hadits shahih oleh Ibnu Khuzaimah dari hadits Usamah, ia berkata: "Aku berkata : "Wahai Rasulullah, saya tidak pernah melihat engkau berpuasa seperti yang engkau lakukan pada bulan Sya`ban". Beliau menjawab: "Inilah bulan yang sering dilupakan orang, bulan yang terdapat di antara bulan Rajab dan Ramadan. Ia adalah bulan diangkatnya amal-amal (manusia) kepada Tuhan semesta Alam. Maka aku ingin ketika amalku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa". Yang ada hanya beberapa hadits yang menganjurkan untuk berpuasa tiga hari di setiap bulannya,
berpuasa "ayyaamul biidh" setiap bulannya yaitu pada tanggal tiga belas, empat belas, dan lima belas, berpuasa pada "asyhurul hurum" (bulan-bulan Haram, yaitu Zulqaedah, Zulhijjah, Muharram, dan Rajab ), serta berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Anjuran berpuasa pada bulan Rajab masuk ke dalam keumuman anjuran pada hari-hari tersebut. Jika Anda ingin memilih hari untuk berpuasa maka pilihlah tiga hari "ayyaamul biidh" atau hari Senin dan Kamis. Namun jika Anda tidak ingin demikian, maka sesungguhnya perkara ini cukup longgar. Adapun mengkhususkan hari-hari tertentu di bulan Rajab untuk berpuasa, maka kami tidak mengetahui landasan syariatnya.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Al-Lajnah ad-Daimah Lilbuhuts al-Ilmiyyah wa al-Ifta'

Ketua: Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

📁http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
Pada 05.04.2016

حكم صوم أيام مخصوصة من شهر جب:

سئلت اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء السؤال التالي:
هناك أيام تصام تطوعًا في شهر رجب، فهل تكون في أوله أو وسطه أو آخره؟

الجواب:
لم تثبت أحاديث خاصة بفضيلة الصوم في شهر رجب سوى ما أخرجه النسائي وأبو داود وصححه ابن خزيمة من حديث أسامة قال: قلت: يا رسول الله، لم أرك تصوم من شهر من الشهور ما تصوم من شعبان، قال: «ذلك شهر يغفل عنه الناس بين رجب ورمضان وهو شهر ترفع فيه الأعمال إلى رب العالمين فأحب أن يرفع عملي وأنا صائم»(64)، وإنما وردت أحاديث عامة في الحث على صيام ثلاثة أيام من كل شهر، والحث على صوم أيام البيض من كل شهر وهو الثالث عشر والرابع عشر والخامس عشر، والحث على صوم الأشهر الحرم، وصوم يوم الإثنين والخميس، ويدخل رجب في عموم ذلك، فإن كنت حريصًا على اختيار أيام من الشهر فاختر أيام البيض الثلاث أو يوم الاثنين والخميس وإلَّا فالأمر واسع، أما تخصيص أيام من رجب بالصوم فلا نعلم له أصلًا في الشرع.
وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد، وآله وصحبه وسلم.(65

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim