Benarkah Imam Bukhori Berbuat Bid’ah dan Ahli Bid’ah


Syubhat:
Imam Bukhari selalu berwudhu dan shalat dua raka'at sebelum menulis sebuah hadits Rasulullah.
Apakah ibadah yang dilakukan oleh Imam Bukhari itu pernah dicontohkan Rasulullah?
Tidak, Rasulullah tidak pernah mencontohkannya.
Jika semua bid'ah adalah sesat, bukankah Imam Bukhari jadi sesat dan sebagai ahlul bid'ah karena melakukan shalat 2 raka'at sebelum menulis hadits Rasulullah?
Maka bagaimana hukum hadits-hadits shahih yang diriwayatkan oleh seorang sesat dan ahlul bid'ah?



BENARKAH IMAM BUKHORI BERBUAT BID’AH DAN AHLI BID’AH

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين وعلى آله وصحبه أجمعين
أما بعد
Inilah syubhat…
Yang tak lebih kokoh dari sarang laba-laba…
Hanyalah orang-orang jahil dan tak berakal yang akan terperangkap dengan sarang laba-laba yang sangat lembut itu…
Inilah syubhat…
Yang dihembuskan para pembela kebid’ahan…
Yang telah divonis Nabi shollallohu alaihi wasallam bahwa semua bid’ah dalam agama sesat…
Inilah syubhat…
Dari orang-orang yang biasanya menamakan dirinya dengan ASWAJA…
Sementara Ahlussunnah berlepas diri dari mereka…
Inilah syubhat…
Dari orang-orang yang ngaku-ngaku bermadzhab Syafi’iyah…
Sementara Imam Syafi’i mengharamkan tuk taqlid buta padanya…
Inilah syubhat…
Yang dipaksakan…
Tenang!!!
Itulah “hujjah” yang pengusungnya mungkin beranggapan lebih kokoh dari karang…
Atau lebih kokoh dari benteng…
Akan kita buktikan bahwa “hujjah” itu lebih lembut dari sarang laba-laba…
Akan kita buktikan bahwa Al Hafidz Ibnu Hajar Al Asqolany rohimahulloh (ulama syafi’iyah; walaupun beliau bukanlah ulama yang taqlid buta pada Imam Syafi’i) telah “menghajar” orang yang ngaku-ngaku pengikut Imam Syafi’i rohimahulloh…
Inilah jawabannya…
Dari beberapa ustadz ahlussunnah…
abuzakariya: Bagaimana membantah syubhat itu???
Ust Abdulloh Bdg: Al Imam Al Bukhori rahimahullah. Adalah orang yg sangat berhati2 dalam memilih hadits yg benar2 shahih. Diantara bentuk kehati2an beliau, adalah berwudhu dan melaksanakan shalat 2 rakaat istikhoroh sebelum menulis hadits.
Bagaimana dikatakan bid’ah orang yg melakukan istikhoroh untuk memilih hadits yg shahih, sedangkan untuk memilih tali sendal saja Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam memerintahkan untuk beristikhoroh.
Allahu alam. Mohon ditanggapi
abuzakariya: Jazakallohukhoiron ust abdullah…ada yg lain???
abuzakariya: Apakah itu solat istikhoroh ???
Ust Abdulloh Bdg: Allahu alam. Ana baca tulisan yg menyebutkan metodologi Al Bukhori dalam menyusun kitab shahihnya menyebutkan beliau melakukan shalat istikhoroh 2 rakaat sebelum menuliskan hadits pd kitab sahihnya tsb.
Coba ust. Marja, penyebutan beliau sholat 2 rakaat sebelum menulis hadits itu di kitab apa. Nash aslinya gimana?
abuzakariya: Tamam…ana tunggu ust marja’ faidahnya
Ust Rouf Stabat: Di siyar lengkap itu. Ana pernah baca. Nanti klu sempat ana nukilkan
Ust Abdulloh Bdg: Terlepas sholat apa itu. Seharusnya tdk menjadi masalah.
Seseorang yg akan mengerjakan suatu amalan. Terlebih mengumpulkan hadits nabi, sangat pantas baginya untuk memohon pertolongan pd Allah, diantaranya bishobri wa shalat.
SANGAT MEMAKSAKAN MENGANGGAP ITU PERKARA BID’AH
Ust Abdul Hadi Pekalongan: Keterangan sholat istikhoroh ada dlm FATHUL BARI DARI PERNYATAAN IMAM BUKHORI SENDIRI yg dinukil oleh AL HAFIDZ (IBNU HAJAR)
abuzakariya: Barokallohufiikum ya ayyuhal asatidzah…
Ust…bs dikirim nashnya???
Ust Abdulloh Bdg: Masya allah… tinggal ditembakan sama ust. Khidir
Ust Abdul Hadi Pekalongan:
 Imam Al-Hafizh Ibnu Hajar –rohimahullah-:
وَقَالَ أَبُو سعيد الإدريسي: أخبرنَا سُلَيْمَان بن دَاوُد الْهَرَوِيّ: سَمِعت عبد الله بن مُحَمَّد بن هَاشم يَقُول: قَالَ عمر بن مُحَمَّد بن بجير البجيري: سَمِعتُ مُحَمَّد بن إِسْمَاعِيل (أي البخاري) يَقُول:
((صَنَفْتُ كِتَابِي الْجَامِع فِي الْمَسْجِد الْحَرَام وَمَا أَدْخَلْتُ فِيهِ حَدِيثًا حَتَّى اِسْتَخَرْتُ اللهَ تَعَالَى وَصَلَّيْتُ رَكْعَتَيْنِ وَتَيَقَّنْتُ صِحَّتَهُ))
[انظر الفتح (1/489)]
Kata Imam Bukhori: “
Aku susun kitabku “Al-Jami’” di Masjidil Harom, dan aku tidak memasukkan satu hadits pun kecuali setelah istikhoroh (memohon agar diberi yang terbaik) kepada Allah, sholat dua rokaat, dan kuyakini ke-shohihannya.
[Lihat Fathul Bari (1//489)]
Ust Abdul Hadi Pekalongan:
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رضى الله عنهما قَالَ : (( كَانَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم يُعَلِّمُنَا الاِسْتِخَارَةَ فِى الأُمُورِ كُلِّهَا كَالسُّورَةِ مِنَ الْقُرْآنِ )) رواه البخاري (6382)
Dari Jabir bin Abdulloh rodhiyallohu’anhuma berkata: “dahulu Nabi shollallohu alaihi wasallam mengajari kami (solat) istikhoroh dalam segala urusan seperti surat dari al qur’an”. Hr Bukhari
abuzakariya: Masya Alloh…allahu akbar…
Ada tambahan???
Ali Mahdi: In syaa Alloh cukup
Ust Rouf Stabat: Cukup ustadz. Itu udah buat DAHI-DAHI MEREKA BERKERINGAT...
Itulah…
Percakapan dan jawaban dari sebagian asatidzah hafidzohumulloh…
Mari kita tinggalkan fanatik dan taqlid buta…
Terakhir…
فماذا بعد الحق إلا الضلال
“Maka tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan”.
QS. Yunus: 32

Postingan terkait: