Tathoyyur

TATHOYYUR

⛔️⛔️⛔️⛔️⛔️⛔️⛔️⛔️⛔️⛔️

📛 Tathoyyur adalah Menyandarkan Keputusan untuk Berbuat atau Tidak Berbuat atau Merasa Pesimis atau Optimis terhadap Keberhasilan Sesuatu Berdasarkan Suatu Kejadian, Perilaku Binatang, Waktu, Tempat dan semisalnya.

🚫 Tathoyyur secara Bahasa berasal dari At-Thoyr yang artinya : Burung. Hal ini Sesuai dengan Kebiasaan Bangsa Arab terdahulu yang Bersikap Pesimis atau Optimis untuk Berbuat Sesuatu dengan Cara Melepaskan Seekor Burung Terbang ke Udara. Jika Burung tadi Terbang Menuju Tempat tertentu yang Dituju atau ke Arah Kanan, Mereka Merasa Optimis untuk Melakukan Sesuatu, Jika Tidak, Mereka akan Pesimis sehingga Mengurungkan Niatnya untuk Berbuat. (Kitab Al-Qoulul Mufiid Syarh Kitaabit Tauhid Karya Asy-Syaikh Ibn Utsaimin Rahimahullah juz 1 hal 346).

⭕️ Kepercayaan-kepercayaan Arab tersebut Dihapus dengan Adanya Syariat Islam yang Dibawa oleh para Nabi dan Rasulullah Shollallaahu Alaihi Wasallam Melarang Keras Kepercayaan-kepercayaan Semacam itu. Dalam sebuah Hadits disebutkan :

...لاَ طِيَرَةَ وَلاَهَامَةَ وَلاَ صَفَرَ (رواه البخاري و مسلم)

🍃…Tidak Ada Tathoyyur (Dalam Islam), Tidak Ada (Kepercayaan Kesialan Akibat) Burung Haamah dan Tidak Ada (Kepercayaan) terhadap Bulan Shofar. (H.R AlBukhari-Muslim).

🌷 Dalam Hadits yang lain disebutkan :

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الطِّيَرَةُ شِرْكٌ الطِّيَرَةُ شِرْكٌ الطِّيَرَةُ شِرْكٌ وَمَا مِنَّا إِلاَّ وَلَكِنَّ اللهُ يُذْهِبُهُ بِالتَّوَكُّلِ

🍃 Dari Sahabat Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu Anhu dari Nabi Shollallaahu Alaihi Wasallam : At-Thiyaaroh (Tathoyyur) adalah Syirik, At-Thiyaaroh adalah Syirik, At-Thiyaaroh adalah Syirik. (Ibnu Mas’ud menyatakan): Dan itu Ada pada Masing-masing Kita Kecuali Allah Telah Menggantikannya dengan Tawakkal. (H.R Abu Dawud, Ibnu Majah, Al-Hakim, At-Tirmidzi dan Beliau Menshohihkannya, Dishahihkan pula oleh Syaikh Al-Albani Rahimahullah dalam As-Shohiihah.

~~~~~~~~~~~~~~~~

📙 Dikutip dari Buku "Memahami Makna Bacaan Sholat"
(Sebuah Upaya Menikmati Indahnya Dialog Suci dengan Ilahi).

▶️ Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.

=====================
http://telegram.me/alistiqomah
Pada 05.03.2016

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim