Manakah Yang Paling Utama Antara Shaf Sebelah Kanan dan Sebelah Kiri Imam

MANAKAH YANG PALING UTAMA ANTARA SHAF SEBELAH KANAN DAN SEBELAH KIRI IMAM

Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan:
Manakah yang lebih utama shalat di sebelah kanan imam atau di sebelah kirinya? Dan manakah yang lebih utama shaf sebelah kanan atau sebelah kiri?

Jawaban:
Apabila hanya seorang yang shalat bersama imam, maka sesungguhnya makmum berdiri di sebelah kanannya dan tidak berdiri di sebelah kirinya, berdasarkan hadits Ibnu Abbas Radhiyallahu 'Anhuma, bahwasannya dia bermalam di tempat bibinya Maimunah Radhiyallahu 'Anha. Lalu Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam melakukan shalat malam. Maka Ibnu Abbas pun berdiri di sebelah kiri Beliau.
kemudian Beliau memindah Ibnu Abbas dari belakang Beliau dan menempatkannya di sebelah kanan Beliau. Hadits ini sebagai dalil bahwa makmum jika ada seorang maka dia berada di sebelah kanan dan tidak berada di sebelah kiri. Namun jika keberadaan makmum lebih dari seorang maka makmum berada di belakang shaf.

📈Shaf sebelah kanan lebih utama dari sebelah kiri. Hal ini jika kondisi keduanya berimbang.
Namun jika shaf sebelah kanan jauh sekali dari imam maka shaf sebelah kiri dan dekat jaraknya dari imam yang lebih utama. Atas dasar ini tidak sepantasnya bagi para makmum berada di sebelah kanan imam hingga tidak tinggal di sebelah kiri imam melainkan seorang atau dua orang.
Hal itu karena yang disyariatkan pada
hak tiga orang adalah imam mereka berada di antara mereka. Yakni seorang berada di sebelah kanan imam sedangkan yang lainnya di sebelah kirinya dan bukan keduanya di sebelah kanan imam. Sehingga hal ini menunjukkan keberadaan imam itu di tengah shaf atau berimbang.
Ringkasnya bahwa shaf sebelah kanan lebih utama ketika kondisi kedua shaf sama atau berimbang.
Adapun ketika kondisi shaf sebelah kanan jauh dari imam maka shaf sebelah kiri lebih utama karena lebih dekat dengan imam. Wabillahit Taufiq.

📚Majmu' Fatawa juz 15

http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=67380

📁http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
Pada 14.03.2016

سئل فضيلة الشيخ‏:‏ أيهما أفضل الصلاة عن يمين الإمام أم يساره‏؟‏ وأيهما أفضل يمين الصف أو يساره‏؟‏

فأجاب فضيلته بقوله‏:‏ إذا كان لا يصلي مع الإمام إلا رجل واحد فإن المأموم يقف عن يمينه، ولا يقف عن يساره، لحديث ابن عباس – رضي الله عنهما – أنه بات عند خالته ميمونة – رضي الله عنها – فقام النبي -صلى الله عليه وسلم- بالليل، فقام ابن عباس عن يساره فأخذه من وراءه، وأقامة عن يمينه، فهذا دليل أن المأموم إذا كان واحداً فإنه يكون اليمين، ولا يكون عن اليسار، أما إذا كان المأموم أكثر من واحد فإنه يكون خلفه‏.‏

ويمين الصف أفضل من يساره، وهذا إن كانا متقاربين، فإذا بعد اليمين بعداً بيناً فإن اليسار والقرب من الإمام أفضل، وعلى هذا فلا ينبغي للمأمومين أن يكونوا عن يمين الإمام حتى لا يبقى في اليسار إلا رجل أو رجلان؛ وذلك لأنه لما كان المشروع في حق الثلاثة أن يكون إمامهم بينهم، كان أحدهما عن يمينه، والآخر عن يساره ولم يكونوا عن اليمين، فدل هذا على أن الإمام يكون متوسطاً في الصف أو مقارباً‏.‏

والخلاصة‏:‏ أن اليمين أفضل إذا كانا متساويين أو متقاربين، وأما مع بعد اليمين فاليسار أفضل لأنه أقرب إلى الإمام‏.‏ والله الموفق‏.‏

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim