Kaidah Hamzah Washal dan Zhorof

Bismillaahi WalHamdulillaahi

Melanjutkan  Durusullughoh Satu

Pelajaran Ke Lima

KAIDAH DURUSULLUGHOH PERTEMUAN KE LIMA

الدَّرْسُ الّخَامِسُ

PELAJARAN KE LIMA (Bagian ke-2)

________________
      

Tujuan yang ingin dicapai :

1. Mengetahui cara penulisan dan pengucapan hamzah washal dalam kalimat.

2. Mengetahui sebagian zhorof dan penggunaannya.

__________________

Penyampaian materi :

Hamzah washal ( همزة الوصل  )   adalah alif yang kosong dari hamzah, yang ditambahkan di awal kata untuk memisahkannya kepada pengucapan dengan sukun.

Secara ringkasnya hamzah washal adalah hamzah zaidah/ tambahan berfungsi sebagai perantara atau penyambung kepada pengucapan huruf mati/ sukun yang berada setelahnya.

Tanda hamzah washal ada tanda seperti huruf shad kecil diatas alif, di dalam bacaan Al Qur'an akan banyak kita dapati.

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat contoh berikut:

اِبْنُ حَامِدٍ طَالِبٌ و ابْنُ عَمَّارٍ تَاجِرٌ

Beberapa contoh hamzah washol yang terdapat pada :

Isim :

اسمٌ        امرأةٌ       ابنٌ

Huruf  ال ( al ) yang fungsinya mema'rifahkan isim nakirah.
هذا بيتُ الْمُدَرِّسِ

Fiil Amr/ kata kerja perintah :

اقرأْ          اكتبْ

اقرأْ و اكْتبْ

Cara pengucapan hamzah washal yaitu dilafadzkan muncul di awal susunan kata dan tidak dilafadzkan ketika muncul di tengah kalimat.

Namun seringkali penulisan hamzah washal tidak diberi harakat, akan tetapi tetap dibaca baik fathah ataupun kasrah.

Contoh:

الْوَلَدُ جَالِسٌ

Anak laki-laki tersebut duduk.

_______________

Dzorof (    ظَرْفٌ   ) diartikan sebgai kata keterangan, baik keterangan tempat atau keterangan waktu.
Pada bab ini kita akan mengenal kata keterangan tempat,

Contohnya:

تَحْتَ - dibawah

أمامَ - di depan

خلفَ - di belakang

 
Tandanya difathah akhir katanya

________________

Isim setelah dzorof maka akhir katanya menjadi kasrahtain/ kasrah.

Contoh:
الكلبُ تحت السيارةِ

Faidah tambahan

Susunan apabila bertemu 2 sukun maka salah satu sukun tersebut haruslah dihidupkan

Contoh :

خرج محمد مِنَ الفصلِ

Namun lihat lah untuk kalimat berikut maka sukunnya tidak perlu dihidupkan.

هذا ابنُ خالدٍ

_________________

Tugas 7

1. Tulislah dengan harokatnya dan terjemahannya, apa yang telah disampaikan tadi di buku Catatan, dan hapalkan lafadz dan tulisannya.
Kemudian setelah hapal, tulis di buku Latihan Mandiri :
kitab Durusullughoh 1, bab 5, halaman 31 - 32,
tulisan arab dengan harokatnya lengkap, beserta terjemahannya tanpa melihat catatan apapun.

و الله اعلم با لصواب

Ditulis Oleh Ummu Mu'awiyah Mariyah
Telah dikoreksi Al Ustadzah Umm Ishaq Al Bantuliyah حفظهما الله

دروس اللغة العربية

Sumber : bit.ly/durusullughoh
( Channel Telegram Khusus Akhwat ! )

Gabung Ke : bit.ly/NgajiBahasaArab
( Channel Telegram Untuk Ikhwan )

Artikel Pelajaran Bisa Dilihat :
Di www.NgajiBahasaArab.blogspot.com
Pada 29.03.2016


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim