Jawaban Atas Celaan Beredarnya Foto Syaikh Hani Bin Buraik

✅ Jawaban atas celaan beredarnya foto Syaikh Hani bin Buraik Hafidzhohullah (Menteri Negara Yaman)
✍ Oleh: Al Ustadz Muhammad Afifuddin Hafidzohullah

Foto foto tersebut adalah saat beliau sebagai menteri, menjenguk korban luka di Yordan, Sudan (tentara koalisi). Sesuatu yg tidak terelakkan pada seorang pejabat negara zaman sekarang walau masyaikh saudi sekalipun.

Mumayyi'un menghujat beliau dg itu dan menghujat kita "kenapa tidak mentahdzir beliau"
Jawabnya:
1⃣. Tahdzir thd mereka (al mumayyi'un) bukan semata krn foto, harap jangan terlena namun banyak hal urusan manhajiyyah.
2⃣. Foto foto yg mereka sebar tentang Syaikh Hani selalu diposting singkat tdk dijelaskan kronologinya, -ini bentuk makar-.
3⃣. Pernahkah beliau difoto dg wanita? sebagaimana yg terjadi pada mereka?.
4⃣. Pernahkah difoto dg tokoh-tokoh hizbiyyin yg masyhur dg hizbiyyahnya tanpa udzur sebagaimana mereka?
5⃣. Pernahkah beliau memberi statement tamyi' setelah foto dg mereka yg dianggap hizbiyyin semisal: indahnya persatuan... atau memuji tokoh-tokoh hizbiyyin tsb? sebagaimana yg mereka lakukan.
6⃣. Mereka lakukan hal ini thd beliau dlm rangka untuk menutupi, membela penyimpangan2 syekh2 mrk, makar yg sangat kejam.
Seharusnya mereka ingkari dg dahsyat penyimpangan al ma'bary yg jauh2 lebih mengerikan drpd "penyimpangan" yg mereka tuduhkan thd syaikh hany.

7⃣. Ketika udzur2 diatas tdk ada pada Syaikh Hany (anggaplah) dan masyaikh lainnya menyatakannya sebagai sebuah kesalahan atau penyimpangan maka salafiyyin tdk akan segan mengingkarinya.

‼ Ingat baik2..!! kalau seandainya hal tsb terjadi (laaqaddarahullah) dan salafiyyin mengeluarkan bantahan2 maka antum akan dapati mumayyi"in akan mengatakan: ini adalah korban berikutnya dr jama'ah tahdzir...
Itulah jahatnya peperangan yg mereak lancarkan pada salafiyyin dan ulamanya...

💫 WA Thullab Al Bayyinah 💫
Pada 23.03.2016

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim