Hukum Sembelihan Orang Musyrik

→→◈※◈←←

🍖 Hukum sesembelihan orang musyrik

→→◈※◈←←

💡Asy Syaikh Bin Baz rahimahullah

❓Apakah boleh makan daging yang diimpor dari negara-negara yang mayoritas penduduknya non muslim/ Nasrani/ Yahudi seperti India, Jepang, Cina & yang lainnya?

📖 Jawaban : Apabila daging tersebut datang dari negara penyembah berhala/ atheis, maka tidak halal dimakan karena sesembelihan mereka haram.

🍗 Karena Allah ta'ala hanya membolehkan sesembelihan Ahlul Kitab bagi kaum muslimin dalam firman-Nya : "Pada hari dihalalkan bagi kalian hal-hal yang baik. Makanan/sesembelihan orang ahli kitab itu halal bagi kalian & makanan kalian halal pula bagi mereka". QS. Al Maidah : 5

🔪 Hukum ini berlaku selama seorang muslim tidak mengetahui bahwa daging itu disembelih dengan cara yang tidak syar'i seperti tercekik, disambar petir & yang lainnya.

📛 Sehingga jika dia mengetahui hal itu, maka tidak halal baginya sesembelihan mereka. Yang demikian ini berdasarkan firman Allah ta'ala : "Diharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, daging yang disembelih atas nama selain Allah, hewan yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk & yang diterkam binatang buas kecuali yang sempat kamu menyembelihnya." QS. Al Maidah : 3

📚 Al-Mukhtaroh min Fatawa Asy Syaikh bin Baz rahimahullah ta'ala

          🇲🇨→→••◈••←←🇸🇦

س: هل يجوز أكل اللحوم المستوردة من الدول التي لا تدين غالبيتها بالإسلام، أو النصرانية أو اليهودية؛ كالهند واليابان والصين، أو غيره؟
------------------------------
ج: إذا كانت اللحوم واردة من بلاد وثنية أو شيوعية، فإنها لا يحل أكلها؛ لأن ذبائحهم محرمة، وإنما أباح الله للمسلمين طعام أهل الكتاب - وهم: اليهود والنصارى - في قوله عز وجل: ﴿الْيَوْمَ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ وَطَعَامُ الَّذِينَ أُوتُواْ الْكِتَابَ حِلٌّ لَّكُمْ وَطَعَامُكُمْ حِلُّ لَّهُمْ﴾(1) الآية.
وهذا ما لم يعلم المسلم أنها ذبحت على غير الوجه الشرعي؛ كالخنق والصعق ونحوهما، فإن علم ذلك لم تحل له ذبيحتهم؛ لقول الله سبحانه: ﴿حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالْدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلاَّ مَا ذَكَّيْتُمْ﴾(2) الآية.

∽∽∽∽∽∽∽∽∽∽∽∽∽∽∽∽

✍🏻Alih bahasa: Tim KITasatu

🌏 WA KITASATU________________🖋
📥Join Channel Telegram:
http://bit.ly/KajianIslamTemanggung
Pada 18.03.2016

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim