Hukum Memutus Shalat Bagi Orang Yang Mendapati Imam Dalam Posisi Tasyahhud Dan Bergabung dengan Jamaah Lain

HUKUM MEMUTUS SHALAT BAGI ORANG YANG MENDAPATI IMAM DALAM POSISI TASYAHHUD DAN BERGABUNG DENGAN JAMAAH YANG LAIN

🌾Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah

Pertanyaan:
Apabila saya masuk masjid dan mendapati imam dalam posisi duduk tasyahhud akhir, lalu setelah berdirinya saya untuk menyempurnakan shalat, saya pun melihat jamaah shalat yang baru, mungkinkah bagi saya memutuskan posisi berdiri ini dan bergabung dengan jamaah shalat yang baru untuk shalat?

Jawaban:
Tidak mengapa pada yang demikian itu, karena hal ini memutus untuk sesuatu yang lebih utama, yakni shalat bersama mereka.
Namun apabila Anda menyempurnakan shalat Anda tidak mengapa. Sehingga apabila Anda menyempurnakannya tidak mengapa dan apabila memutusnya lalu bergabung bersama jamaah tersebut, maka itu lebih utama karena shalat tersebut ditunaikan secara berjamaah.

http://www.binbaz.org.sa/node/16141

📁http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
Pada 01.03.2016

حكم قطع الصلاة من أدرك الإمام في جلوس التشهد والإنضمام إلى جماعة أخرى

إذا دخلت المسجد ووجدت الإمام في جلوس التشهد الأخير، وبعد قيامي لإكمال الصلاة رأيت جماعة جديدة، فهل يمكنني قطع هذا القيام، والانضمام إلى الجماعة الجديدة للصلاة؟
لا حرج في ذلك، لأن هذا قطعٌ لما هو أفضل، وهو الصلاة معهم، وإن أتممت فلا حرج، إن أتتمت فلا حرج، وإن قطعتها وذهبت مع الجماعة فذلك أفضل بما في ذلك من أدائها جماعةً.


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim