Ahlul Kalam Lebih Buruk Dari Orang-Orang Musyrik

Ahlul Kalam Lebih Buruk Dari Orang-Orang Musyrik

▫ ▫ ▫ ▫

🌷 Berkata Syaikhul islam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullaah :

💢 "Barangsiapa yang mengingkari sifat-sifat Allah, maka dia (disebut) "mu'aththil" , dan mu'aththil ini lebih buruk dari orang musyrik.

🌠📖 Oleh karena itu, para salaf menamai karya tulis-karya tulis tentang penetapan sifat-sifat Allah dengan (nama) "Kitab Tauhid". Dan Al-Imam Al-Bukhari mengakhiri kitab shahihnya dengan nama itu, beliau berkata : "Kitab At-Tauhid",  kemudian menyebutkan (membahas) sifat-sifat Allah, bab per bab.

👉🏾 Titik permasalahnya adalah : Bahwasanya para ahlul kalam berkata: "Tauhid tidak sempurna kecuali dengan mengingkari sifat-sifat Allah." Maka Ahlus Sunnah mengatakan: "Tauhid tidak sempurna kecuali dengan menetapkan sifat-sifat Allah, sementara tauhid kalian adalah meniadakan (mengingkari) sifat-sifat Allah."

⚡ Oleh sebab itu, pada sebagian mereka perkataan ini berujung pada pengingkaran (adanya) Rabb tabaraka wa ta'ala. Seperti madzhabnya Ibnu Arabi dan Ibnul Faridh dan sekumpulan manusia yang tidak ada yang bisa menghitung (jumlah) mereka kecuali Allah."

📚 Addurar Assaniyyah 1/113

▫ ▫ ▫ ▫
أهل الكلام شر من المشركين

قال شيخ الإسلام محمد بن عبد الوهاب رحمه الله:

"فمن أنكر الصفات، فهو معطل، والمعطل شر من المشرك؛

ولهذا كان السلف، يسمون التصانيف، في إثبات الصفات: كتب التوحيد، وختم البخاري صحيحه بذلك، قال: كتاب التوحيد ; ثم ذكر الصفات، بابا، بابا.

فنكتة المسألة: أن المتكلمين يقولون: التوحيد لا يتم إلا بإنكار الصفات، فقال أهل السنة: لا يتم التوحيد إلا بإثبات الصفات، وتوحيدكم، هو التعطيل؛

ولهذا آل هذا القول ببعضهم إلى إنكار الرب تبارك وتعالى، كما هو مذهب ابن عربي، وابن الفارض، وفئام من الناس، لا يحصيهم إلا الله."

الدرر السنية 1/ 113

🔻🔻🔻🔻🔻🔻
📝 Reza Al Jakarty - Editor : Ibnu abi Humaidi hafizhahullah
🎯 Majmu'ah Ashhaabus Sunnah
🚀 ©hannel telegram : http://bit.ly/ashhabussunnah
➖➖➖➖➖➖
Pada 07.03.2016


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim