Adab Yang Baik Dengan Orang Yang Berbicara

ADAB YANG BAIK DENGAN ORANG YANG BERBICARA

Berkata asy Syaikh Abdurrahman bin Nashir as Si'diy rahimahullahu:

"Termasuk adab yang baik, apabila ada seorang yang mengajak bicara denganmu dalam urusan agama, atau masalah duniawi;

Maka janganlah engkau menyela pembicaraannya, sekalipun engkau telah mengetahuinya.

Namun sikap yang baik, adalah engkau mendengarkannya dengan seksama;
▪seolah engkau orang yang tidak mengetahuinya.
▪seolah belum pernah mendengarnya.

Dan orang yang biacarapun melihatmu mengambil faedah darinya.
↪Sebagaimana yang dilakukan oleh seorang yang ramah dan berakal.

Padanya pula ada beberapa faedah:
✔Memberi semangat bagi orang yang berbicara.
✔Memberikan kegembiraan padanya.
✔Engkau selamat dari sikap ujub (bangga diri) pada dirimu.

Maka sesungguhnya menyela pembicaraan orang yang sedang berbicara, maka ini merupakan adab yang JELEK.

ar Riyadh an Nadhirah (hal. 548).

========
ADAB YANG BAIK DENGAN ORANG YANG BERBICARA12⃣

Berkata Atha bin Abi Rabbah rahimahullahu:

قال عطاء بن أبي رباح :
- إن الرجل ليحدثني بالحديث
● فأنصت له
● كأني لم أسمعه
>>> وقد سمعته قبل أن يولد .

[ سير أعلام النبلاء (5/86) ]
 
"Sesungguhnya pernah ada seseorang berbicara kepadaku, dengan sebuah pembicaraan;

✔maka aku pun diam (mendengarkannya).

Seolah aku belum pernah mendengarnya.

Padahal aku sudah mendengarnya, sebelum ia dilahirkan."

Siyar A'lam an Nubala (5/86)

=======
Forum Salafy Purbalingga

↗JOIN dengan kami di chanel:
http://bit.ly/ForumSalafyPurbalingga
Pada 16.03.2016,
17.03.2016

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Posting Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim