Meninggalkan Shalat Sunnah Karena Ada Beban Pikiran dan Was-was

MENINGGALKAN SHALAT SUNNAH KARENA ADA BEBAN PIKIRAN DAN WAS-WAS

📂 Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin

📪 Pertanyaan: Terkadang ketika shalat terbersit beban pikiran yang membuat kita meninggalkan shalat rawatib setelah shalat wajib. Dan itu adalah beban pikiran yang sederhana dan mudah hilang.

🔓 Jawaban: Apabila engkau khawatir jika mengerjakan shalat sunnah akan menyibukkan hatimu, maka ketahuilah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi was salam telah bersabda:

«لا صلاة بحضرة طعام، ولا وهو يدافعه الأخبثان»

" Tidak ada shalat ketika makanan telah tersaji, dan tidak ada shalat sementara dia tengah menahan dua khabats (kencing atau buang air besar)".

👋🏻 Maka pergilah dan selesaikan kesibukanmu kemudian tunaikanlah shalat di rumah. Engkau memiliki waktu antara shalat zhuhur sampai adzan ‘ashr. Yaitu shalat rawatib zhuhur waktunya sampai adzan shalat ‘ashr.

📚 Sumber: Silsilatu Liqa’atil Babil Maftuh > Liqa’ul Babil Maftuh (126)

📝 Alih Bahasa : Syabab Forum Salafy

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia || http://forumsalafy.net/meninggalkan-shalat-sunnah-karena-ada-beban-pikiran-dan-was-was/
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫
Pada 23.02.2016

Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim