Hukum Duduk Tawarruk dalam Shaf yang Penuh Sesak

HUKUM DUDUK TAWARRUK DALAM SHAF YANG PENUH SESAK

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah

Pertanyaan:
Bagaimana duduk tawarruk (duduk dengan meletakkan kedua pantatnya di atas tanah) bagi makmum dalam shaf yang penuh sesak?

Jawaban'
Jika timbul persatuan dengan tidak bertawarruk maka jangan bertawarruk, karena tawarruk itu sunnah yang dianjurkan dalam tasyahhud akhir, sehinga apabila dengan tawarruk mengganggu saudaranya, maka jangan bertawarruk, namun duduk di atas kaki kirinya seperti duduknya diantara dua sujud dan tasyahhud awal, karena mengganggu saudaranya itu haram, sedangkan suatu yang haram tidak menjadi halal dengan suatu anjuran. Suatu anjuran hendaknya ditinggalkan hingga terhindar dari suatu yang haram, sebab mengganggu saudaranya dan menzalimi mereka merupakan perkara yang tidak boleh.
Sehingga apabila kondisinya sempit dalam shaf, maka jangan bertawarruk, namun hendaknya duduk di atas kaki kirinya seperti keadaannya antara dua sujud apabila dia mampu hal itu.
Adapun apabila kondisinya sakit atau lemah tidak mampu, maka dia lakukan sesuai kemampuannya sehingga terhindar dari menyakiti sebisa mungkin.

💻🔍
http://www.binbaz.org.sa/node/10647

📁http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
Pada 18.02.2016

🇸🇦

السائل: ماذا عن التورك للمأموم في الصف المزدحم؟

الشيخ: إذا دعت الحاجة إلى التضام وعدم التورك لا يتورك، التورك سنة مستحب في التشهد الأخير ، فإذا كان يؤذي به إخوانه فلا يتورك، يجلس على رجله اليسرى كجلوسه بين السجدتين وفي التشهد الأول ؛ لأن إيذاء إخوانه محرم، فلا يستبيح المحرم بالمستحب، يترك المستحب حتى يتوقى المحرم، فإيذاء إخوانه والتعدي عليهم أمر لا يجوز، فإذا كانت مضايقة في الصف فإنه لا يتورك، بل يجلس على رجله اليسرى كحاله بين السجدتين إذا استطاع ذلك ، أما إذا كان مريض أو عاجز لا يستطيع فيعمل ما يستطيع، ويتوقى الإيذاء مهما استطاع.


Postingan terkait:

Tidak ada tanggapan

Poskan Komentar

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim