Kitab Tsalatsatul Ushul (Kumpulan Audio dan Faidah)

Kumpulan audio kajian, artikel, serta faidah dari pelajaran kitab Tsalatsatul Ushul beserta syarah/penjelasannya

Halaman ini diurutkan dari audio/artikel/tulisan yang terbaru dan akan terus diupdate, in syaa Allah.




Kitab Rujukan



al Ushul ats Tsalatsah - Ustadz Qomar Suaidi



al Ushuluts Tsalatsah - Ustadz Abdul Hakam at Tamimi



Syarh Ushul ats Tsalatsah - Ustadz Abu Ukasyah Harits



Syarh Tsalatsatil Ushul - Ustadz Abu Yahya Mu'adz



Terjemah Syarah dan/atau Matan



Postingan terkait:

4 Tanggapan

  1. Assalamu'alaikum

    Saya Wahyu dari Karawang, ingin bertanya, Pertama bagaimana mengawali untuk hijrah dari kehidupan yang buruk menuju kehidupan yang lebih baik? Dan yang kedua darimana kita memulai mempelajari ilmu Agama?

    Syukron atas balasannya, jazakumullah khairan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumussalam warahmatullahi wa barakatuh.

      Kita semua tidak bisa hijrah menuju kehidupan yang lebih baik melainkan hanya dengan pertolongan Allah. Maka banyak-banyaklah berdoa kepada Allah, meminta hidayah dan taufik dariNya.
      Selain itu, hijrah juga membutuhkan ilmu. Mulailah mempelajari ilmu agama dengan mempelajari kitab-kitab aqidah diantaranya Kitab Tauhid dan Tsalatsatul Ushul, Aqidah al Wasithiyyah.
      Yang utama adalah mempelajari kitab-kitab tersebut langsung di majelis ilmu di tempat antum, dikarenakan banyaknya keutamaan yang akan diperoleh.
      In syaa Allah di majelis ilmu juga antum bisa menemui asatidzah dan/atau ikhwan yang bisa memberikan nasehat serta saran yang antum butuhkan.

      Wallahu ta'ala a'lam bish showab.

      Hapus
  2. Assalamu'alaikum warahnatullahi wa barakatuh.

    Saya seorang akhawat baru mengenal manhaj salaf.
    Qodarullah di tempat saya tinggal belum ada kajian bermanhaj salaf.
    Bagaimana & darimana saya harus memulainya?
    Saya takut tersesat karna tanpa bimbingan seorang guru.

    Syukron wa jazaakumullahu khayran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berikut nasehat dari Asy-Syaikh Khalid bin Dhahwi azh-Zhafiri hafizhahullah

      --------------------------
      💻 Hal ini, wahai saudara-saudaraku seperti yang aku jelaskan, kemudahan di zaman kita sekarang lebih banyak daripada kemudahan di masa lalu. Al-Imam Ahmad rahimahullah -sebagaimana kita diketahui- termasuk penduduk kota Baghdad, Irak. Beliau pergi (rihlah) ke Yaman belajar kepada Al-Fadhl bin Dukain bersama Al-Imam Yahya bin Ma'in rahimahullah. Mereka berangkat, dan ketika itu sedang musim haji. Mereka berkata:

      نذهب إلى الحرمين فنحجُّ، و نلتقي بعلماء الحرم، ثم نرحل إلى اليمن.
      "Kita akan pergi ke Negeri Haramain, lalu berhaji. Kita akan menemui para Ulama Negeri Haram (untuk menimba ilmu kepada mereka, pen), kemudian kita akan melanjutkan pergi ke Yaman".

      🔦 Perhatikanlah rihlah tersebut. Perjalanan yang panjang. Mereka duduk (di hadapan syaikh yang menjadi tujuan rihlahnya) berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Mereka rihlah ke Yaman.
      Allah Azza wa Jalla memberi kemudahan Al-Fadhl pula berhaji pada tahun tersebut. Al-Imam Yahya rahimahullah berkata:

      يسر الله عز و جل عنا تلك الرحلة، فنأخذ العلم منه هنا.

      Artinya: "Allah memudahkan untuk kita rihlah tersebut. Kalau begitu kita mengambil ilmu darinya (Fadhl bin Dukain) disini saja. "

      ✊❗️ Maka Al-Imam Ahmad rahimahullah mengatakan - ini menunjukkan pada tekad dan keinginan yang bulat untuk rihlah - :

      لا أقطع نية نويتها لله، بل نرحل إلى اليمن معه

      Artinya: "Aku tidak akan memutuskan niatku yang telah aku niatkan untuk Allah. Kita akan tetap melanjutkan rihlah ke Yaman bersamanya (Fadhl bin Dukain)!!"

      ⛵️🅾 Mereka pun akhirnya rihlah ke Yaman bersama Al-Fadhl bin Dukain rahimahullah.

      Contoh yang semisal ini banyak.

      📠📻🔊 Di masa kita sekarang ada berbagai radio. Para Ulama ada. Dengarkan (siaran muhadharahnya, pen) jika kau belum bisa berjumpa langsung dengan mereka. Dengan tetap diiringi semangat yang tinggi untuk berjumpa dan belajar di bawah bimbingan mereka. Terkhusus sedikitnya jumlah mereka di zaman ini yang diketahui berakidah bersih dan bermanhaj dengan Manhaj Salafus Shalih.

      🔎📮 Bersemangatlah untuk berjumpa dan pergi belajar (rihlah) kepada mereka.
      📡📻 Jika hal tersebut belum bisa engkau lakukan, makaradio-radio Ahlussunnah (yang menyiarkan pelajaran-pelajaran para Ulama, pen) dan rekaman-rekaman mereka begitu mudah didapat.
      🎒👉 Dengarkanlah dan bacalah kitab-kitab mereka beserta syarahnya. JALINLAH HUBUNGAN DENGAN AHLUL ILMI.

      ❗️📌 Maka, bersandar semata kepada kitab, tanpa merujuk kepada Para Ulama, termasuk rintangan yang menghalangi seorang Penuntut Ilmu untuk sampai kepada tingkatan Ulama.

      🌾 Sulaiman bin Musa Al-Faqih rahimahullah berkata:
      كانوا يقولون لا تأخذ القرآن عن المصحفيين، و لا العلم عن صحفيّ.

      Artinya: "Dahulu mereka (Salaf) berkata: "Jangan kalian mengambil Al-Quran (mempelajari) dari Mushafiyyin, jangan pula mengambil ilmu dari Suhufy".

      🚫 "Al-Mushafiy": maknanya adalah orang yang mempelajari Al-Quran tanpa merujuk kepada Al-Qurra (Orang yang berilmu tentang Al-Quran), juga tidak mendengarkan darinya. Engkau akan mendapati beragam kesalahan pada orang-orang yang belajar Al-Quran hanya dari mushaf.

      ❌ Demikian juga orang yang belajar dari "Suhufy". Suhuf yang dimaksud adalah kumpulan kertas yaitu kitab-kitab, tanpa merujuk kepada Para Ulama. Tidaklah diambil ilmu dari mereka.

      🌹🌻 Seyogyanya bagi Penuntut Ilmu untuk bersemangat dalam bab ini.

      Selesai

      💻 http://daurah.asysyariah.com/metode-tepat-memperoleh-ilmu/

      ¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤

      💻 Situs Resmi http://daurahnasional.com
      🌅📚 Channel Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
      ▶️ https://tlgrm.me/daurahnasional

      •••••••••••••••••••••••••••••

      Hapus

Ketentuan mengisi komentar
- Pilihlah "BERI KOMENTAR SEBAGAI:" dengan isian "ANONYMOUS/ANONIM". Identitas bisa dicantumkan dalam isian komentar berupa NAMA dan DAERAH ASAL
- Komentar dilarang mengandung link Website/Medsos/Email dan berbagai bentuk KONTAK PRIBADI
- Setiap komentar akan diMODERASI dan atas pertimbangan tertentu, kami berhak untuk tidak menampilkan komentar yang dikirim